Minggu itu Pak Budi lagi rame. Puing bongkaran rumahnya udah dipilih Bu Sari. Sisa kayu bekisting di Cikadut diambil Kang Dedi, pengepul dari Cicaheum. Semen dan keramik sisa proyek di Arcamanik dibeli Teh Rina, yang lagi renovasi dapur.
Tiga ajuan udah dia Terima. Tapi Kang Dedi nanya lewat chat, "Pak, terus saya ngapain lagi di aplikasinya?" Dan Teh Rina juga bingung, "Bayarnya lewat aplikasi atau langsung, Pak?"
Ini artikel keenam di serial Panduan urugin.id. Kita bahas apa yang terjadi setelah ajuan diterima: ngobrol lewat WhatsApp, ngisi estimasi jadwal, checklist kecil di hari H, sampai pemosting klik Selesai. Belum tahu cara nerima ajuan? Baca dulu cara milih dan nerima ajuan.
Pak Budi, Kang Dedi, Teh Rina, dan tokoh lain di serial ini fiktif, dan latar Bandung dipilih biar ceritanya gampang dibayangin. urugin.id bisa dipakai di seluruh Indonesia.
Peta singkat: empat tahap sebuah job
Begitu ada ajuan, urugin.id nyebutnya job. Tiap job lewat empat tahap ini:

Tahap Persetujuan udah dibahas di artikel sebelumnya. Artikel ini lanjut dari Penjadwalan sampai Selesai. Tahap yang lagi jalan selalu kelihatan di pojok kanan atas halaman posting, dan di kartu Aktivitas.
Langkah 1: Tombol WhatsApp kebuka
Begitu ajuan diterima, posting masuk tahap Penjadwalan, dan tombol hijau WhatsApp muncul di dua sisi:

Klik tombolnya, WhatsApp langsung kebuka ke nomor pihak satunya, lengkap sama pesan pembuka "Halo …, soal posting kamu di urugin.id". Gak perlu nyimpen nomor dulu.
Ini juga alasan kenapa nomor WhatsApp wajib diisi waktu daftar: nomornya baru kelihatan ke satu orang yang kamu terima (atau yang nerima kamu), bukan dipajang ke semua orang.
Langkah 2: Sepakatin semuanya di WhatsApp
Di chat inilah semua detail diobrolin. Pak Budi sama Kang Dedi sepakat soal:
- Kapan diambil. Hari, jam, dan kira-kira berapa lama.
- Harga & cara bayar, kalau ada. Kang Dedi nawarin "bayar sedikit buat ganti rokok", Pak Budi oke.
- Teknis di lokasi. Kendaraan apa yang dateng, perlu dibantu muat atau enggak, parkirnya di mana.
Catatan: urugin.id gak motong apa-apa dan bukan perantara pembayaran. Harga dan bayarnya langsung antar kalian berdua, sesuai yang disepakati di chat.
Jadi buat Teh Rina: bayarnya langsung ke Pak Budi, gak lewat aplikasi. Caranya (tunai atau transfer) diobrolin aja di WhatsApp.
Langkah 3: Pengaju isi estimasi jadwal
Kalau jadwal udah disepakati, pengaju (di contoh ini Kang Dedi) yang nyatet jadwalnya di urugin.id. Di halaman posting, Kang Dedi lihat form ini:

- Estimasi jadwal: pilih tanggal dan jam (WIB).
- Catatan (opsional): info tambahan buat pemosting. Kang Dedi nulis "Saya dateng sore pakai motor gerobak, Pak. Kayunya dibantu iket ya."
- Klik Kirim, terus konfirmasi.
Job langsung pindah ke tahap Penyelesaian, dan Pak Budi dapet notifikasi "Dedi Kurniawan ngasih estimasi jadwal".
Sementara jadwalnya belum diisi, di HP Pak Budi kelihatannya kayak gini:

Tips Pak Budi: sepakatin dulu di WhatsApp, baru isi jadwal. Jadwal yang udah dikirim gak bisa diedit. Kalau ternyata gak cocok, satu-satunya jalan ya batal, dan batal setelah jadwal masuk itu bisa dikasih rating sama pihak satunya (soal ini ada di artikel 8).
Selama masih tahap Penjadwalan, pemosting juga masih bisa Tolak. Misalnya pengajunya gak bales-bales di WhatsApp. Posting balik kebuka buat pengaju lain, dan pengaju yang tadinya masuk antrian otomatis aktif lagi.
Langkah 4: Hari H
Di tahap Penyelesaian, dua pihak bisa lihat jadwal yang udah dicatat. Ini tampilan di HP Teh Rina, yang mau ngambil semen dan keramik Pak Budi tanggal 3 Oktober jam 9 pagi:

Dari sini, sisanya kejadian di dunia nyata. Checklist kecil biar lancar:

- H-1, konfirmasi lewat WhatsApp. "Besok jadi jam 9, ya?" Simpel, tapi nyegah banyak salah paham.
- Cek barangnya di lokasi sebelum diangkut atau dibayar. Jumlah dan kondisinya sesuai sama yang di posting?
- Bayar sesuai yang disepakati, langsung ke pihak satunya.
- Foto kondisi akhirnya: tumpukan yang udah kosong, barang yang udah naik mobil, atau hasil kerja tukang. Kepake buat foto bukti di langkah berikutnya.
Langkah 5: Pemosting tandai Selesai
Kalau semuanya beres, pemosting yang nutup job-nya. Di halaman posting, Pak Budi lihat form ini:

- Catatan (opsional). Pak Budi nulis "Udah diambil semua sama Teh Rina, semen & keramik lengkap."
- Foto bukti (opsional). Bisa lebih dari satu.
- Klik Selesai, konfirmasi.
Job pindah ke tahap Selesai, dan Teh Rina dapet notifikasi "Budi Santoso tandai job selesai". Catatan dan foto buktinya kecatat di halaman posting, kelihatan sama kalian berdua.
Kenapa yang klik Selesai harus pemosting? Karena dia yang posting dan dia yang paling tahu urusannya udah beres atau belum: barangnya udah diambil, atau kerjaannya udah kelar.
Kalau posting Kebutuhan: sama aja
Alurnya persis sama buat posting Kebutuhan. Teh Rina pernah posting butuh tukang pasang keramik dapur. Kang Asep ngajuin, diterima, terus ngisi jadwal mulai kerja.

Di sini Teh Rina pemostingnya, jadi dia yang nanti klik Selesai begitu keramik dapurnya kepasang rapi. Tips dari Teh Rina: buat jasa yang makan waktu beberapa hari, jangan klik Selesai di hari pertama. Tunggu sampai kerjaannya beneran kelar dan udah kamu cek.
Tips biar job lancar
Tips Pak Budi:
- Bales WhatsApp secepetnya begitu ajuan diterima. Pihak satunya lagi nunggu kepastian.
- Sepakatin jadwal di chat dulu, baru pengaju isi di urugin.id.
- Isi catatan jadwal dengan info yang kepake di hari H: kendaraan apa, berapa orang, perlu dibantu muat atau enggak.
- Simpan chat WhatsApp-nya. Kalau nanti ada yang gak beres, itu bukti kesepakatan kalian.
- Klik Selesai cuma kalau udah beneran beres. Jangan duluan sebelum barangnya diambil atau kerjanya kelar.
Selanjutnya: saling kasih bintang
Sore itu, Pak Budi klik Selesai buat semen dan keramik Teh Rina. Di bawah tombol tadi langsung muncul lima bintang kosong: "Kasih rating buat job ini."
Di artikel berikutnya: kenapa bintang lima itu penting. Cara ngasih rating dan ulasan, kenapa rating dipisah per peran, dan gimana profil publik kamu kelihatan di mata orang lain.
Belum punya akun? Daftar di urugin.id, cukup pakai email atau akun Google. Punya pertanyaan atau saran? Kirim aja ke saran@urugin.id.
