Bu Sari udah tiga minggu nyari puing buat ngurug lahannya di Cileunyi. Lahannya cekung, kalau hujan airnya ngegenang, dan tukang yang mau bangun pagar nolak kerja sebelum tanahnya rata.
Pagi itu dia buka peta urugin.id, dan dua pin ungu baru nongol di Antapani. Dua-duanya punya Pak Budi: satu genteng bekas bongkar atap, satu lagi puing bongkaran rumah ±6 m³. Pas banget.
Tapi Bu Sari ragu. "Kalau saya ngajuin, nanti Pak Budi milih saya gak, ya? Nulisnya apa?"
Ini artikel keempat di serial Panduan urugin.id. Kita bahas cara ngajuin ke posting orang di urugin.id: buka detail posting, nulis pesan yang bikin pemilik posting yakin, lampirin foto, sampai mantau semua ajuan kamu di satu tempat. Belum pernah posting? Baca dulu cara bikin posting di urugin.id.
Bu Sari, Pak Budi, dan tokoh lain di serial ini fiktif, dan latar Bandung dipilih biar ceritanya gampang dibayangin. urugin.id bisa dipakai di seluruh Indonesia.
Sebelum mulai: apa itu "ngajuin"?
Di urugin.id, orang yang posting disebut pemosting. Orang yang tertarik sama postingan itu ngajuin, dan disebut pengaju. Ngajuin itu kayak ngacung: "Saya mau, Pak/Bu." Pemosting yang nanti milih mau nerima ajuan siapa.
Ini berlaku dua arah:
- Ke posting Penawaran (pin ungu), yang ngajuin adalah yang butuh. Bu Sari ngajuin ke puing Pak Budi.
- Ke posting Kebutuhan (pin biru), yang ngajuin adalah yang punya. Mang Ujang, sopir dump truck, ngajuin ke posting Pak Budi yang butuh angkutan.
Satu hal penting: nomor WhatsApp kedua pihak belum kelihatan selama ajuan belum diterima. Jadi pesan ajuan inilah satu-satunya "kesan pertama" kamu.
Langkah 1: Buka detail posting
Klik pin di peta, terus Lihat Detail →. Atau klik kartunya di daftar Postingan di Sekitar. Halaman detail posting isinya kayak gini:

Baca dulu baik-baik sebelum ngajuin:
- Diposting oleh. Klik namanya buat lihat profil pemosting: rating, ulasan dari orang lain, dan posting dia yang lain.
- Lokasi. Alamat ada di bawah judul, titiknya di peta kecil. Klik Buka di Google Maps → buat ngecek rute dan jaraknya dari tempat kamu.
Deskripsi dan foto juga penting. Kalau pemosting nulis "ambil di tempat" atau "bawa truk sendiri", berarti angkutnya urusan kamu.
Langkah 2: Tulis pesan & lampirin foto
Di bawah detail posting ada form ajuan. Isinya cuma dua:
- Pesan (wajib). Perkenalan singkat plus info yang dibutuhin pemosting.
- Foto (opsional). Bisa lebih dari satu.

Bu Sari nulis: "Pak Budi, gentengnya yang pecah boleh saya ambil buat campuran urugan lahan di Cileunyi? Saya bawa pickup sendiri." Terus dia lampirin foto lahannya.
Klik Kirim Ajuan, konfirmasi sekali lagi, beres. Pemosting langsung dapet notifikasi: "Sari Wulandari ngajuin ke posting kamu".
Pesan yang bikin pemosting yakin
Pemosting bisa dapet beberapa ajuan sekaligus, dan dia cuma bisa milih satu. Pesan yang jelas bikin dia gak perlu mikir lama.

Isi pesan yang bagus biasanya jawab empat hal ini:
- Kamu siapa. "Saya punya lahan di Cileunyi", "Saya sopir dump truck engkel".
- Buat apa. Puingnya buat ngurug, kayunya buat kayu bakar, dll.
- Kapan bisa. "Bisa Sabtu pagi", "Minggu ini".
- Gimana teknisnya. Bawa kendaraan sendiri? Berapa rit? Butuh dibantu muat?
Kalau posting itu nyebut harga, kamu juga boleh nawar di pesan. Tapi detail harga dan pembayaran tetap diobrolin langsung lewat WhatsApp nanti, setelah ajuan diterima. urugin.id gak motong apa-apa dan gak jadi perantara bayar.
Foto apa yang ngebantu?
Foto di ajuan itu kayak "bukti" kamu serius:
- Jasa angkut: foto truk atau pickup kamu. Mang Ujang lampirin foto dump truck engkelnya.
- Jasa tukang atau bongkar: foto hasil kerja sebelumnya, atau alat kerja kamu.
- Yang butuh urugan: foto lahannya, kayak Bu Sari.
- Pengepul: foto gudang atau kendaraan angkutnya.
Langkah 3: Abis kirim, nunggu keputusan
Setelah terkirim, halaman posting nunjukin status ajuan kamu. Di kanan atas muncul tahap Persetujuan, artinya ajuan kamu lagi nunggu dipilih.

Berubah pikiran? Klik Batalkan. Selama masih tahap Persetujuan, batal gak ada sanksi apa-apa. Tapi jangan kebiasaan ngajuin asal-asalan terus dibatalin, ya. Pemosting yang nungguin kamu jadi kebuang waktunya.
Satu posting cuma bisa kamu ajuin sekali. Dan kamu gak bisa ngajuin ke posting kamu sendiri.
Catatan: posting yang udah lewat masa tayang, atau udah milih pengaju lain, gak nerima ajuan lagi. Di halaman detailnya bakal ada tulisan "Listing ini udah gak menerima ajuan."
Langkah 4: Pantau semua ajuan di Aktivitas
Bu Sari gak cuma ngajuin ke satu posting. Semua ajuan dia kumpul di Aktivitas → Ajuan Saya (menu Aktivitas di bawah layar).

Tiap kartu nunjukin posting yang kamu ajuin, siapa pemostingnya, dan tahapnya sekarang: Persetujuan, Penjadwalan, Penyelesaian, Selesai, atau Dibatalkan. Klik kartunya buat buka detail posting.
Kalau ada perkembangan, misalnya ajuan kamu diterima, kamu dikabarin lewat Notifikasi (ikon lonceng di atas). Biar notifnya langsung nongol di HP walau urugin.id lagi gak dibuka, nyalain Notifikasi Push. Caranya ada di artikel 11.
Dari sisi pemosting: ini yang dia lihat
Biar kebayang, ini tampilan di HP Pak Budi waktu posting puingnya diajuin tiga orang:

Pak Budi lihat nama, pesan, dan foto tiap pengaju, berjejer. Nama bisa diklik buat buka profil dan ratingnya. Bayangin kamu di posisi dia: pesan mana yang paling gampang dipercaya?
Tips Bu Sari
Tips Bu Sari:
- Baca deskripsinya sampai habis sebelum ngajuin. Kalau tertulis "bawa truk sendiri", jangan ngajuin sambil nanya "bisa dianterin gak?"
- Sebut kapan kamu bisa. Pemosting biasanya pengen barangnya cepet beres.
- Lampirin foto, apalagi kalau kamu nawarin jasa. Foto truk atau hasil kerja bikin kamu kelihatan serius.
- Sopan & singkat. Salam, perkenalan satu kalimat, langsung ke intinya.
- Lengkapi profil & kumpulin rating bagus. Makin sering transaksi lancar, makin gampang kamu dipilih.
Selanjutnya: milih satu dari tiga pengaju
Di Antapani, Pak Budi lagi ngopi waktu HP-nya bunyi tiga kali berturut-turut. Yayat dari Kopo, Mang Ujang dari Ujungberung, sama Bu Sari dari Cileunyi. Semuanya mau puing yang sama.
Di artikel berikutnya: cara nerima ajuan di urugin.id. Gimana cara milih pengaju, ngecek profil dan ratingnya, dan apa yang terjadi sama pengaju yang gak kepilih.
Belum punya akun? Daftar di urugin.id, cukup pakai email atau akun Google. Punya pertanyaan atau saran? Kirim aja ke saran@urugin.id.
